Kebijakan Ganjil Genap diterapkan di beberapa ruas jalan utama di DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan. Pemerintah DKI jakarta Juga menyiapkan angkutan umum BRT Transjakarta. Sebagian besar penelitian, hanya berfokus pada satu kebijakan untuk mengatasi kemacetan oleh karena itu dalam penelitian dilihat dampak dari kebijakan ganjil genap terhadap peningkatan penumpang BRT Transjakarta. Metode yang digunakan adalah Difference in Difference (DiD) dengan data panel penumpang penumpang harian BRT transjakarta pada 13 kodiridor. Hasilnya adalah kebijakan Ganjil Genap dapat meningkatkan jumlah penumpang rata-rata sebanyak 2%. Kenaikan tertinggi pada 3 minggu pertama yaitu 6.07%. Namun peningkatan tersebut secara gradual berkurang untuk jangka panjang.
Copyrights © 2021