AbstrakMenulis kata sapaan merupakan bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia. Keterampilan menulis kata sapaan di kelas II SDN Sidodadi I masih rendah, terlihat dari masih banyak siswa yang hasil belajarnya belum mencapai KKM. Berdasarkan hasil belajar siswa yang masih rendah maka perlu adanya tindakan perbaikan dengan metode penelitian tindakan kelas dan menerapkan model pembelajaran VAK (Visual, Audiotory, Kinestethic) dalam pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis kata sapaan. Penelitian dilakukan di kelas II SDN Sidodadi I Kabupaten Indramayu yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan jumlah subjek 34 siswa. Adapun hasil belajar siswa dalam pembeajaran dengan materi kata sapaan setiap siklusnya meningkat dari siklus I mencapai persentase 74% kemudian pada siklus II meningkat dengan mencapai persentase 82% dan pada siklus III hasi belajar siswa meningkat mencapai persentase 88% siswa yang tuntas mencapai KKM.
Copyrights © 2019