PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI) Catama Jogja merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang pengiriman barang. TIKI menerapkan prinsip bahwa kesuksesan perusahaan diukur dari kesempurnaan melayani konsumen dan tingkat Service Level Agreement yang dimiliki. Permasalahan yang dihadapi adalah, nilai SLA yang dimiliki sebesar 77,29%, belum sesuai dengan target perusahaan yaitu 90-95%. SLA yang belum mencapai target dikarenakan adanya pemborosan yang terjadi selama proses pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemborosan apa saja yang terjadi, kenapa bisa terjadi pemborosan, dan bagaimana cara mengurangi pemborosan selama proses pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean service, yaitu suatu metodologi kerja yang diterapkan di perusahaan jasa agar menghasilkan nilai sesuai keinginan konsumen dengan cara menghilangkan pemborosan yang ada. Tools yang digunakan yaitu VSMS dan VALSAT. Tools terpilih berdasarkan perhitungan VALSAT adalah PAM dan SCRM. Waste yang berhasil diidentifikasi yaitu, waiting, transportation, error, overprocessing, Â dan movement. Rancangan usulan perbaikan dengan mengurangi pemborosan yang terjadi memberikan hasil bahwa waktu proses yang dibutuhkan mengalami penurunan sebesar 14,48% atau awalnya 794 sec menjadi 679 sec.
Copyrights © 2021