Novel Perempuan Kembang Jepun karya Lan Fang dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado keduanya memiliki kemiripan yakni terjadinya kekerasan terhadap perempuan pada masa sebelum kemerdekaan dan pascakemerdekaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tindak kekeran terhadap tokoh perempuan dalam kedua novel tersebut dengan menggunakan metode sastra bandingan dan mempertalikannya dengan fenomena kekerasan perempuan saat ini berdasarkan Catahu Komnas Perempuan 2020. Kekerasan-kekerasan pada kedua novel ini terjadi di dalam dua ranah, yaitu ranah privat/personal dan ranah publik/komunitas. Pada novel Kembang Jepun kekerasan lebih ditonjolkan di ranah publik berupa kekerasan fisik, psikologis, dan seksual. Sedangkan pada novel Perempuan Kembang Jepun kekerasan ditonjolkan dari ranah privat/personal yaitu dalam hubungan rumah tangga yang dijalani pemeran utama berupa kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi.
Copyrights © 2021