Pendidikan Islam merupakan sub-sistem pendidikan nasional yang sesungguhnya diharapkan berperan penting dalam pencapaian tujuan pendidikan yang diamanatkan oleh Undang-undang. Dalam mendidik masyarakat, masing-masing guru, kyai maupun ustad tentu mempunyai metode dan ciri khas yang berbeda antara satu dengan yang lain, begitu juga dengan seorang tokoh ulama seperti K.H. Hamim Tohari Djazuli (yang selanjutnya disebut Gus Miek), tentu mempunyai metode yang unik dan berbeda dengan tokoh-tokoh lainya. dimana metode tersebut merupakan pergulatan beliau dengan masyarakat, mulai dari mendidik kalangan santri, masyarakat umum sampai para bromocorah (pelaku maksiat) gemerlap dunia malam, Gus Miek bimbing dan dekati karena tujuanya yang sangat mulia, Gus Miek menyadari bahwa hanya sedikit para pendakwah berpejuang mendidik dan membimbing masyarakat di lingkungan dunia maksiat seperti di diskotik, ditempat lokalisasi Dan di lingkungan masyarakat lain.Dengan pendekatan membebaskan para pengikut dan santrinya untuk mau mengikutinya, dalam istilah sekarang adalah merdeka belajar. Dengan pendekatan itulah tidak sendikit orang yang mau mengikuti arahan dan pendidikan Gus Miek.
Copyrights © 2020