Keinginan dari beberapa negara di Asia Tenggara untuk meningkatkan stabilitas politik dan keamanan di wilayah regional menyebabkan berdirinya ASEAN. Kedekatan lokasi dan kemiripan budaya di Asia Tenggara merupakan salah satu factor pengikat ASEAN. Indonesia menggunakan sarana diplomasi pertahanan untuk meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah regional. Bahasa Indonesia yang merupakan identitas bangsa Indonesia merupakan salah satu budaya yang dapat mempererat dan meningkatkan kepercayaan antarnegara di ASEAN. Tulisan ini mengulas penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu di ASEAN sekaligus dapat digunakan sebagai sarana yang membantu dalam pelaksanaan diplomasi pertahanan. Ulasan ini menunjukkan strategi yang dapat digunakan oleh Kementerian Pertahanan dalam bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan untuk mendayagunakan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dengan penempatan personel TNI atau PNS Kementerian Pertahanan di negara –negara ASEAN. Kata kunci: ASEAN, diplomasi pertahanan, BIPA, UKBI
Copyrights © 2016