Sastra itu memiliki aspek al-dhak?’, al-khay?l, al-?as, dan al-dhawqdan terkhusus pada novel Arab memiliki q?mah fanniyah ‘a??mah(nilai seni yang tinggi) . Dalam hal inilah sulit mencari realitas didalam sastra Arab; apakah sastra yang tertulis murni realitasseluruhnya atau sebagian kecil saja. Demikian juga jangan-jangansastra hanya meminjam sejarah masa lalu untuk mewakili zamannyadan tujuan mengkritik sosial atau politik di zamannya. Menariknya,konsep sosiologi sastra Robert Escarpit melepaskan apakah sastra itudan pandangan sebagaimana buku pada umumnya. Atas sebab itulah,agaknya teori ini akan mempermudah para kritikus sastra mengetahuirealitas di dalam sastra yang akan dikaji.
Copyrights © 2018