Pendahuluan: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika lambung mengalami refluks secara berulang sehingga menimbulkan gejala dan komplikasi. Aktivitas pada mahasiswa kedokteran semester akhir lebih padat seperti perkuliahan, penulisan skripsi, serta kegiatan lainnya sehingga faktor risiko GERD akan didapat lebih banyak. Tujuan : Mengetahui kejadian Gastresophageal Reflux Disease (GERD) pada mahasiswa kedokteran. Metode : Penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data univariat dengan program SPSS. Hasil : Total 143 responden terdiri dari laki-laki 37 orang (25,9%) dan perempuan 106 orang (74,1%). Responden menderita GERD sebanyak 24 orang (16,8%), mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu 17 orang (70,8%). Gejala terbanyak yaitu regurgitasi sejumlah 23 orang (95,8%). Obat terbanyak yang dikonsumsi yaitu golongan Antasida dan PPI. Sejumlah 10 orang (41,7%) menderita GERD, tidak mengonsumsi obat. Kesimpulan : Responden yang menderita GERD mayoritas perempuan. Gejala terbanyak yaitu regurigitasi. Jenis obat paling banyak dikonsumsi golongan PPI dan Antasida.
Copyrights © 2022