Konsep ilmu sosial profetik merupakan konsep kenabian yang dimunculkan oleh filsuf Muslim kontemporer, Muhammad Iqbal yang kemudian dikembangkan oleh Kuntowijoyo sebagaimana dalam QS Ali Imran: 110. Adapun unsur-unsur ilmu social profetik, yakni humanisasi, liberasi, dan transendensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai konsep ilmu sosial profetik menurut Kuntowijoyo. Peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) cara pandang pendidikan dalam paradigma humanisasi lebih mengedepankan pada proses memanusiakan manusia. Oleh karena itu, guru perlu menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki tiap peserta didik tanpa pandang bulu. Selanjutnya, (2) dalam paradigma pendidikan liberasi, pendidikan dipandang sebagai proses pembebasan dari kebodohan dan ketidakadilan. Pendidik dituntut kreatif inovatif untuk memotivasi peserta didik agar mampu melawan kebodohan yang disebabkan oleh faktor kemalasan. Sementara itu, (3) pendidikan transendensi lebih bersifat pada hubungan vertikal antara individu dengan Tuhannya. Peserta didik yang mempunyai iman yang baik akan lebih berhati-hati dalam mengamalkan ilmunya dan tidak berbuat curang ketika ujian
Copyrights © 2021