Tulisan ini berusaha menjelaskan hubungan antara Islam dan demokrasi yang pada akhirnya membentuk simpul konsep moderasi Islam. Pintu dalam menerima sistem demokrasi yang dianut oleh bangsa Indoensia mengasumsikan sudah diaplikasikan oleh para ulama ahlusunnah wal jamaah seperti para wali songo, ulama besar di Nusantara dan organisasi-organisasi islam besar di Indoensia sampai saat ini. Penulis menggunakan pendekatan historis fenomenologis untuk melihat konsep moderasi Islam (Islam wasathiyah) sebagai pintu masuk membangun kehidupan berdemokrasi di Indonesia, khususnya membagun sikap toleransi beragama di Indonesia.
Copyrights © 2022