Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan
List Just Accepted Manuscript and Article In Press 2020

Hubungan Keseimbangan Postural Terhadap Fungsi Kognitif Pada Anak dengan Berat Badan Lebih di SDN Percontohan Guntur 03 dan 04 Pagi Jakarta

Zahra Sativani (Poltekkes Kemenkes Jakarta III)
Riza Pahlawi (Prodi Fisioterapi, Fakultas Vokasi Universitas Indonesia)
Ganesa Puput Dinda Kurniawan (Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2020

Abstract

Pendahuluan: Berat badan lebih dan obesitas telah menjadi permasalahan umum di setiap jenjang usia dan strata sosial ekonomi. Prevalensi obesitas pada anak usia 6-15 tahun di Indonesia cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko penyakit metabolik ketika dewasa. Perubahan postur yang terjadi akibat berat badan lebih dan obesitas dapat menyebabkan penurunan lingkup gerak sendi (LGS) berkurangnya elastisitas pada ligamen dan otot, serta berubahnya center of gravity (CoG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keseimbangan postural terhadap fungsi kognitif pada anak usia 6-12 tahun dengan berat badan lebih di SDN Percontohan Guntur 03 dan 04 Pagi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode consecutive sampling. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 69 siswa terpilih untuk mengetahui fungsi kognitif menggunakan kuesioner Vineland Social Maturity Scale (VSMS), pemeriksaan keseimbangan postural melalui pengukuran keseimbangan statis menggunakan Functional Reach Test (FRT) dan keseimbangan dinamis dengan Unterberger Test. Hasil: Hasil penelitian dari 69 siswa menunjukkan bahwa terdapat 60,9% siswa obesitas sedangkan 39,1% berat badan berlebih. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara keseimbangan dinamis dan fungsi kognitif (p=0,676). Namun, terdapat hubungan signifikan antara keseimbangan statis dengan fungsi kognitif (p=0,003). Semakin tinggi nilai keseimbangan statis maka fungsi kognitif juga cenderung meningkat.

Copyrights © 2020