Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran
Vol 5, No 3 (2018): Desember

PERAN INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI BAGI KAPASITAS KOMUNITAS DESA CIBUNTU DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT

Iis Ismar Pramala (Universitas Indonesia (UI))



Article Info

Publish Date
19 Mar 2019

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pengembangan pariwisata di tingkat desa atau lokal tergantung pada kapasitas masyarakat setempat. Dalam proses pembangunan, masyarakat lokal diperlukan untuk melibatkan pihak luar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat. Selain sebagai penerima manfaat dan pemangku kepentingan, masyarakat juga merupakan salah satu peserta yang perlu dilibatkan sebagai pengguna lingkaran layanan pendidikan. Komunitas adalah salah satu ruang lingkup pelatihan umum dalam pendidikan tinggi. Tujuan artikel ini adalah untuk menggambarkan peran lembaga pendidikan tinggi untuk kapasitas masyarakat Desa Cibuntu di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Desa Cibuntu digunakan sebagai lokasi penelitian dalam artikel ini karena keberhasilan mereka menjadi Desa Wisata dengan mengelola dan memperbaiki penggalian pasir bekas menjadi objek wisata yang indah, memasang Desa Cibuntu mendapatkan beberapa penghargaan baik tingkat penghargaan nasional maupun internasional. Dalam proses pembangunan ada peran tinggi lembaga pendidikan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tinggi memiliki beberapa peran penting bagi Komunitas Kapasitas Cibuntu dalam mengembangkan pariwisata berbasis pada masyarakat dengan meningkatkan kesadaran, memberikan informasi, dan pelatihan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

edusentris

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Edusentris, the Journal of Teaching and Education Studies, is published by Center for Development and Publication of Scientific Work, School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Indonesia, on March, July and December. It aims to stimulate research, encourage academic exchange, and enhance ...