Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepemimpinan demokratis KH. Bahaudin dalam mengembangkan pemahaman shalat berjamaah majelis taklim Pondok Pesantren Ar-Rahmah Sleman Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Observasi digunakan untuk mengetahui keberadaan majelis taklim, sedangkan wawancara dilakukan dengan 20 orang informan yang berasal dari pengurus yayasan, anggota majelis taklim dan jamaah. Hasil penelitian ini menunjukkan kepemimpinan demokratis KH. Bahaudin memiliki pengaruh yang sangat baik terhadap pengembangan pemahaman shalat berjamaah majelis taklim Pondok Pesantren Ar-Rahmah dengan indikator-indikator yang meliputi : Pemimpin mengedepankan kepentingan jamaah dengan tetap membedakan antara yang benar dan salah, memberikan motivasi dengan jamaah, keakraban pimpinan kepada anggota tanpa adanya jarak ibarat saudara sendiri dengan berdiskusi, menjalin komunikasi yang baik antar arah secara baik dan ramah, menghargai pengetahuan atau pemahaman jamaah, pemimpin selalu menerima dan menampung semua masukan dan kritikan yang disampaikan jamaah pengajian baik dalam pengajian maupun diluar pengajian, dan bimbingan dan pengarahan kepada jamaah pentingnya shalat berjamaah.
Copyrights © 2021