Pada awal tahun 2020, dunia digemparkan dengan penyakit covid-19 yang disebabkan oleh virus corona, pemerintah menghimbau untuk menerapkan perilaku 3M yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan. Salah satu alternative untuk mencuci tangan yaitu dengan menggunakan hand sanitizer. Umumnya dalam pembuatan hand sanitizer dapat menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki kandungan zat aktif dan memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu senyawa minyak atsiri, saponin, dan flavonoid. Salah satu contoh tanamannya yaitu daun kayu putih. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui efektifitas dari hand sanitizer ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode sumuran dalam menentukan zona bening sebagai indicator dari efektifitas hand sanitizer. Hasil penelitian menunjukan bahwa hand sanitizer dengan bahan ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% memiliki zona bening sebesar 10 mm dan memilliki daya hambat yang tergolong Sedang, bila dibandingkan dengan perlakuan kontrol positif yaitu Amoxilin sebesar 2 mm dan kontrol positif berupa hand sanitizer antis sebesar 0 mm. kesimpulan dari enelitian ini yaitu pembuatan hand sanitizer dengan tambahan ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% cukup efektif dalam menghambat pertubuhan bakteri Staphylococcus aureus
Copyrights © 2021