Latar Belakang: Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah yang krusial, esensial, aktual dan faktual. Dalam rangka upaya percepatan penurunan AKI maka Kementerian Kesehatan meluncurkan program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) yang diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan neonatal sebesar 25%. Tujuan: Menganalisis efektivitas program Expandig Maternal and Neonatal (EMAS) untuk zero tolerance kematian ibu di Kabupaten Karawang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan pengamatan. Informan dalam penelitian ini adalah pendamping / fasilitator program EMAS Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Waktu penelitian bulan Maret s.d November 2020. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Intervensi program EMAS di Kabupaten Karawang dimulai sejak tahun 2012. Terdapat penurunna jumlah kematian ibu dna bayi sejak tahun 2012 hingga Oktober 2020, namun jumlah tersebut belum mencapai target penurunan kematian ibu hingga 25%. Terdapat beberapa kendala dalam melaksanakan program EMAS diantaraya adalah komitmen petugas, kurangnya sarana teknologi yang mendukung, serta pelaksanaan program audit yang kurang kontinyu. Saran: Penguatan komitmen petugas, pengembangan teknologi yang menunjang program EMAS, dan monitoring evaluasi untuk mempertahankan kesinambungan program audit. Perlu kerjasama dari beberapa sektor agar program EMAS ini dapat lebih optimal.Kata Kunci: Kematian Ibu, Program EMAS, Zero Tolerance
Copyrights © 2021