Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kedwibahasaan dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali; (2) mendeskripsikan dominasi penggunaan bahasa (bilingual) dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali; (3) mendeskripsikan dampak penggunaan bilingual dlm keluarga kawin campur pd etnik Hindu di Bali; (4) mendeskripsikan faktor apa saja yang memengaruhi penggunaan bilingual dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali. Subjek penelitian ini adalah 3 (tiga) pasang keluarga perkawinan campur etnik Hindu Bali dan Warga Negara Asing (WNA). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil anaalisis data ditemukan bahwa (1) Bentuk kedwibahasaan dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali yaitu campur kode dan alih kode; (2) Dominasi penggunaan bahasa (bilingual) dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali yaitu Bahasa Inggris; (3) Dampak penggunaan bilingual dlm keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali yaitu dampak edukatif, sosial dan budaya; dan (4) Faktor yang memengaruhi penggunaan dwibahasa dalam keluarga kawin campur pada etnik Hindu di Bali yaitu penutur, lawan tutur, ingin menjelaskan maksud tertentu, situasi dan menjalin keakraban.
Copyrights © 2022