Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 1 No. 1: Oktober 2018

KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU

Rifaldi Rifaldi (Bagian Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palu)
Moh. Tofan Samudin (Bagian Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palu)
Andi Famrizal (Bagian Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palu)



Article Info

Publish Date
15 Oct 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Tondo dan kendala yang dihadapai masyarakat nelayan itu sendiri dalam mengembangkan usahanya. Untuk menjawab masalah penelitian, dilakukan penelitian dengan melalui tahapan penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 6 orang dengan melalui teknik purposive Hasil penelitian adalah: Kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Tondo: secara sosial hubungan atau interaksi tetap saja terjaga dan terbangun sebagaimana layaknya kehidupan masyarakat pada umumnya. Dalam kehidupan sehari-hari interaksi senanatiasa berjalan, kerjasama dalam berbagai wujudnya tetap ada. Interaksi yang terjadi tersebut tidak saja antar sesama nelayan tetapi juga diluar komunitas nelayan. Secara ekonomi kehidupan nelayan di Kelurahan Tondo tidak mengalami kemajuan yang berarti dari waktu ke waktu. Tingkat pendapatan mereka sebenarnya sudah memadai, tetapi tidak dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usahanya sebagai komunitas nelayan. Hambatan yang dirasakan oleh komunitas nelayan di Kelurahan Tondo antara lain: tidak adanya modal kerja baik dalam bentuk uang (dana) maupun dalam bentuk manajemen kerja yang bagus. Tidak adanya bantuan, baik dari pihak pemerintah maupun swasta dan terdapatnya nelayan yang sudah beralih ke jenis pekerjaan lain serta tidak adanya regenerasi di kalangan nelayan.

Copyrights © 2018