Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020

Peran Majelis Taklim Al-Magfirah melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Talise: The Role of Assembly Taklim Al-Magfirah Through the use of Social Media Da'wah Islamiyah For Religious Understanding Moms In The Village Talise

Siska Mariana (Fakultas Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu)
Ahmad Syahid (Fakultas Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu)
Surni Kadir (Fakultas Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2020

Abstract

Peran Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise Untuk menyampaikan pesan dakwah keagamaan melalui media sosial kepada ibu-ibu rumah tangga kelurahan talise majelis taklim membentuk group WA, pemanfaatan media sosial untuk menyamapikan pesan-pesan dakwah dapat meningkatkan pemahaman keagamaan bagi anggota ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam group WA, pesan-pesan keagamaan dapat diperoleh secara bebas dari mana saja sehingga memudahkan bagi anggota group WA untuk saling mengirimkan pesan-pesan dakwah, pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah merupakan cara berdakwah secara modern yang bisa dilakukan oleh para dai sehingga umat islam mampu mengikuti perkembangan dunia saat ini. Kendala Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise Kendala yang dialami Dalam Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Talise yaitu pertama, tidak dapat memastikan tentang pesan dakwah apakah dibaca atau tidak, kedua pesan dakwah keagaman melalui media sosial tidak dapat bertahan lama karena apabila memori penuh maka pesan dakwah tersebut akan dihapus, ketiga tidak dapat memastikan sumber dan materi dakwah terpercaya atau tidak, keempat tidak dapat mengevaluasi sejauh mana pesan dakwah tersebut telah dipahami oleh masyarakat dan yang terakhir yakni masyarakat tidak menyukai pesan dakwah yang terlalu panjang.

Copyrights © 2020