Tempe sebagai makanan fermentasi tradisional Indonesia memiliki kandungan protein dan senyawa anti oksidan tinggi, maka dari itu tempe perlu dikembangkan produktivitasnya. Salah satu faktor produktifitas tempe adalah suhu. Tujuan dari penelitian yang digunakan saat pembuatan tempe ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan tempe secara efektif dan effisien dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 untuk meningkatkan produksi tempe yang lebih banyak dari pada produksi tempe sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen atau percobaan. Proses fermentasi kedelai secara konvensional pada suhu 30oC-37oC membutuhkan waktu 36 jam – 48 jam. Sistem efektifitas waktu bisa dipercepat dengan memakai mikrokontroler Arduino Mega 2560 secara otomatis, yaitu dengan mengatur suhu antara 470C – 550C. Dan waktu yang diperlukan kapang Rhizopus Olisgoporus agar tumbuh lebih cepatadalah 4,20 jam – 4,88 jam pada suhu 47o C - 55o C.
Copyrights © 2019