Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran resiliensi penyandang tunanetra dewasa agar dapat memahami dan mendeskripsikan resiliensi yang terbentuk. Fokus penelitian ini adalah menggunakan studi kasus pada komunitas Sahabat Mata untuk menggambarkan diagram resiliensi bentuk kebutaan pertama pada orang dewasa, faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi, dan karakteristik subjek yang menjadi resilien. Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam dan detail gambaran proses resiliensi yang dialami subjek, dari mampu melihat hingga menjadi buta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan pencatatan. Subyek penelitian ini berjumlah tiga orang yang semuanya adalah orang dewasa. Ada 15 informan penelitian yang memberikan informasi pendukung untuk data penelitian, yang berasal dari orang-orang yang terkait erat dengan subjek penelitian. Dari subjek yang diteliti, peneliti menemukan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi subjek dan karakteristik subjek yang sudah resilien, serta didukung oleh informasi tambahan dari informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan faktor dominan yang mempengaruhi resiliensi antar subjek, dan karakteristik resiliensi yang menonjol.
Copyrights © 2021