Isu peningkatan produktivitas erat kaitannya dengan persoalan motivasi kerja karyawan, agar karyawan dapat dan berharap dapat bekerja dengan sebaik-baiknya, sehingga semua pihak saling menguntungkan. Motivasi seseorang untuk bekerja adalah mengharapan pendapatan, evaluasi pekerjaan dan promosi. Jika imbalan memenuhi harapan, karyawan cenderung bekerja lebih keras. Pengembangan karir di lingkungan Pemasyarkatan biasanya dilakukan melalui pendidikatan dan latihan (DIKLAT) di setiap kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM dan juga dengan instansi lainnya. Pelatihan dan latihan di berikan kepada pegawai guna meningkatkan kompetensi petugas pemasyarakatan agar dalam bekerja memahami dan dapat bekerja sesuai standar oprasional prosedur yang ditetapkan. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode cross sectional. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar kepada 37 Petugas Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto sebagai responden. Hasil penelitian yang dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIB Purwokerto pengembangan karir terhadap motivasi kinerja pegawai memiliki pengaruh positif sebesar 90,7% dan sisanya 9,3% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
Copyrights © 2021