Potensi pajak di Kota Malang sangatlah besar sehingga diperlukan sistem pajak online untuk memberikan pelayanan prima di sektor perpajakan. Salah satu inovasi pelayanan di bidang perpajakan untuk menunjang implementasi pajak online adalah kegiatan pemasangan tappingbox. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menggunakan interview, documentation, dan observation dalam mengumpulkan data. Dalam riset kebijakan ini, peneliti menggunakan teknik deskriptif evaluatif. Dimana diperoleh hasil bahwa kegiatan Pemasangan Tapping Box telah dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah bekerjasama dengan Bank Jatim dan CV. Subaga. Bapenda telah merealisasikan 85% target yang diminta oleh KPK yaitu dengan melakukan pemasangan 210 alat tapping tax pada wajib pajak restoran, hotel, parkir dan tempat hiburan. Namun pencapaian ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan jumlah Wajib Pajak yang terdaftar. Selain itu ditemui pula beberapa permasalahan yang dihadapi seperti ketidaksingkronan database, peralatan wajib pajak yang tidak up to date,adanya persaingan antar vendor sehingga proses konfigurasi tidak bisa segera dilakukan, tapping printer yang tidak bisa digunakan dan minimnya teknisi IT yang dimiliki oleh CV Subaga.
Copyrights © 2020