Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MANAJEMEN PELAYANAN KTP-ELDI ERA PANDEMI COVID-19 Sasmito, Cahyo; Larasati, Dewi Citra; Dema, Arnaningsih May
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 2 (2020): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v10i2.2343

Abstract

Pandemi Covid-19, memaksa setiap penduduk untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk Electronic (KTP-el) karena merupakan salah satu persyaratan pencairan bantuan sosial terhadap warga terdampak covid-19. Namun pelayanan KTP-el di Kota Malang masih mengalami beberapa kendala seperti antrian panjang dan sistem yang lambat. Kondisi pandemi, seharusnya dijadikan sebuah momentum positif dalam memperbaiki pelayanan yang awalnya bersifat tatap muka dan menimbulkan antrian panjang kemudian beralih ke sistem online menggunakan Teknologi Informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dispendukcapil telah melakukan standart pelayanan dalam manajemen pelayanan KTP-el denganmengurangi jam pelayanan tatap muka dan membatasi 60 orang setiap harinya, mengalihkan pelayanan konsultasi dan kelengkapan berkas melalui layanan WA, masyarakat juga tidak dipungut biaya,serta penyediaan sarana dan prasarana pelayanan sesuai standart protokol kesehatan serta menempatkan petugas di loket pelayanan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki serta adanya pelatihan berkala untuk petugas loket pelayanan. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan adanya perubahan kebijakan yang sangat cepat sehingga menyebabkan minimnya sosialisasi kepada masyarakat, serta kurangnya kesadaran masyarakat yang membutuhkan pelayanan terhadap pentingnya mentaati protokol kesehatan.  DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v10i2.2343
EVALUASI KEGIATAN PEMASANGAN TAPPING BOX DALAM RANGKA MENUNJANG IMPLEMENTASI PAJAK ONLINE Larasati, Dewi Citra; Buga, Kresensia Egi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pajak di Kota Malang sangatlah besar sehingga diperlukan sistem pajak online untuk memberikan pelayanan prima di sektor perpajakan. Salah satu inovasi pelayanan di bidang perpajakan untuk menunjang implementasi pajak online adalah kegiatan pemasangan tappingbox. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menggunakan interview, documentation, dan observation dalam mengumpulkan data. Dalam riset kebijakan ini, peneliti menggunakan teknik deskriptif evaluatif. Dimana diperoleh hasil bahwa  kegiatan Pemasangan Tapping Box telah dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah bekerjasama dengan Bank Jatim dan CV. Subaga. Bapenda telah merealisasikan 85% target yang diminta oleh KPK yaitu dengan melakukan pemasangan 210 alat tapping tax pada wajib pajak restoran, hotel, parkir dan tempat hiburan. Namun pencapaian ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan jumlah Wajib Pajak yang terdaftar. Selain itu ditemui pula beberapa permasalahan yang dihadapi seperti ketidaksingkronan database, peralatan wajib pajak yang tidak up to date,adanya persaingan antar vendor sehingga proses konfigurasi tidak bisa segera dilakukan, tapping printer yang tidak bisa digunakan dan minimnya teknisi IT yang dimiliki oleh CV Subaga.
Standar Pelayanan Administrasi Pemerintah Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu Adiwidjaja, Ignatius; Larasati, Dewi Citra; Abuk, Yovita
Lenvari: Journal of Social Science Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jss.v1i2.47

Abstract

Public service is an activity or series of activities in order to meet the needs of services in accordance with laws and regulations for every citizen and resident of goods, services, and administrative services provided by the government. The purpose of this study is (a) to be able to describe the standard of administrative services of the village government of Pendem, Junrejo District, Batu City. (b) to be able to identify factors that affect the standard of administrative services of the government of Pendem Village, Junrejo District, Batu City. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Based on the results of research conducted by the author, it can be concluded that administrative service standards have been running in accordance with service operational standards or (SOP), and are in accordance with applicable regulations. However, in fact, based on the results of initial observations at the research location, data was obtained that public service information at the Pendem Village office had not been fully achieved, there were inhibiting factors in services, such as low human resources, namely there were still some people who did not understand the requirements in managing correspondence
Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Melalui Penerapan Surat Digital (SURADI) Larasati, Dewi Citra; Rohman, Abd.
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5809

Abstract

The SURADI application is an official correspondence system in digital form. where this application is used as an information system Throughout the Malang City Regional Apparatus Organization, besides that at the sub-district level this application is the Regulation of the Minister of State for Administrative Reform and Bureaucratic Reform Number 6 of 2011 concerning Electronic Service Manuscripts in Government Environments. SURADI is designed to improve the city's script system, handle incoming and outgoing mail digitally, and optimize mail management within the government. The main objective of this research is to explore how the SURADI application contributes to improving administrative services. Based on the research that has been carried out, it is concluded that the digitalization of sub-district administration services through the application of Suradi has been carried out in the processing of letters such as cover letters, marriage transfer letters, marriage certificates, unmarried certificates, SKTM, SKCK, and crowd permit certificates. However, there are several obstacles faced in using this digital letter, there have been no updates and improvements, so the initial aim was to help, but instead it has become an obstacle to service. Apart from that, there needs to be communication and renewal of the MOU between the Malang City Government and the Ministry of Home Affairs regarding the authority to use dukcapil data so that data access can be achieved. NIK can be easier to use in the Suradi application.Keywords: Suradi application and administrative services.AbstrakSURADI adalah surat digital yang berfungsi sebagai alat informasi dalam Organisasi Perangkat Daerah Kota Malang. Selain itu, pada tingkat yang lebih luas, digunakan untuk mendukung digitalisasi layanan administrasi. Pembentukan sistem ini berakar pada Permendagri Nomor 6 Tahun 2011 tentang Naskah Kota Elektronik dalam Lingkungan Pemerintah. Surat digital dirancang untuk meningkatkan sistem naskah kota, menangani surat masuk dan keluar secara digital, dan mengoptimalkan pengelolaan surat di dalam pemerintah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana aplikasi SURADI berkontribusi pada peningkatan layanan administrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa digitalisasi pelayanan administrasi kelurahan melalui penerapan Suradi telah dilakukan dalam pengurusan surat seperti surat pengantar, surat pindah nikah, surat keterangan nikah, surat keterangan belum menikah, SKTM, SKCK, dan Surat keterangan ijin keramaian. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pemakaian surat digital ini belum adanya pembaharuan dan penyempurnaan, sehingga tujuan awalnya adalah membantu malah menjadi penghambat pelayanan, selain itu perlu adanya komunikasi dan pembaharuan MOU antara Pemkot Malang dengan Kemendagri terkait wewenang penggunaan data Dukcapil sehingga akses data NIK bisa lebih mudah digunakan di aplikasi Suradi.
Standar Pelayanan Prima di Kantor Kelurahan Pandanwangi Widi Lestari, Asih; Larasati, Dewi Citra; Ciya, Andriyana Vivi
ANTASENA: Governance and Innovation Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : FIA Unkris Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/antasena.v2i2.227

Abstract

Public service is an important aspect of people's lives as regulated in Law Number 25 of 2009. This law requires public service providers to make service standards covering various aspects such as procedures, time, costs, service products, infrastructure, and officer competence. Kelurahan as the vanguard of public services has direct contact with the community, so the realization of excellent service at the village level is very important. This study examines excellent service at the Pandanwangi Village Office with a focus on these aspects, as well as their supporting and inhibiting factors. This research uses a qualitative approach. Data collection is done through interviews, observation, and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman's interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that the Pandanwangi Village Office has tried to provide excellent service. Service procedures are considered good even though there is no clear Standard Operating Procedure (SOP). The turnaround time is quite fast 5-10 minutes if the requirements are complete. The service fee is completely free according to regulations. Various service products include population and non-population services. Facilities such as waiting rooms, toilets, and parking are considered adequate. Despite the lack of human resources, the competence of service officers is considered good. The supporting factors are employee cohesiveness, adequate facilities, community support, and good officer-community synergy. While the inhibiting factors are the shortage of officers, community demands to speed up the resolution even though the requirements are not complete, public understanding of therequirements is still lacking, and the imbalance in the number of officers with the enthusiasm of the community to access services. Overall, excellent service at the Pandanwangi Village Office has been pursued even though there are still challenges that must be overcome to improve the quality of service further.
Inovasi Pokja Bunda PAUD dalam Menyelenggarakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan BKB Emas (Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Stunting) Larasati, Dewi Citra; Lestari, Asih Widi; Bella, Natalia Priska
REFORMASI Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v15i1.6440

Abstract

 Currently, Indonesia is faced with a Double Burden of Nutrition or often called Double Burden, which means that at this time we are still working hard to overcome malnutrition problems such as underweight, stunting, and anemia, but at the same time also have to face the problem of overnutrition or obesity. Handling stunting due to lack of acute nutrition intake is said to be a national priority program that must be supported and also succeeded in the regions. As a partner of the government, TP PKK must be involved in handling stunting cases. PKK collaborates with related cross-sectors to tackle in Pandanwangi Village. This study aims to determine  the Innovation of the PAUD Bunda Working Group and the factors that influence the Innovation of the PAUD Bunda Working Group in organizing great parent schools (SOTH). This research method uses qualitative methods. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The informant determination technique is purposive sampling, namely Bunda PAUD Pandanwangi Village, Head of POKJA Bunda PAUD Pandanwangi Village and SOTH school principal. The results of the researcher's research show that the Innovation of the PAUD Bunda Working Group in Organizing an Independent Great Parent School (SOTH) in Pandanwangi Village has launched several innovations, namely curriculum surgery, socialization laucing, making APE mandir, coordination with cross-sectors, independent costs with self-help community affairs, collaborating with universities related to the Great Parents School (SOTH). As for the supporting factors, namely the enthusiasm of the principal and support from SOTH participants, community service (ABDIMAS) by UNITRI lecturers and inhibiting factors, namely the absence of funds from Social Services, and obstacles from mothers so that they do not attend SOTH meetings. Saat ini Indonesia dihadapkan pada Beban Gizi Ganda atau sering disebut Double Burden, yang artinya pada saat ini kita masih terus bekerja keras mengatasi masalah Kekurangan Gizi seperti kurus, stunting, dan anemia, namun pada saat yang sama juga harus menghadapi masalah kelebihan gizi atau obesitas. Penanganan stunting karena kurangnya asupan gizi akut disebut merupakan program prioritas nasional  yang harus didukung dan turut disukseskan didaerah. Sebagai mitra pemerintah, TP PKK harus terlibat dalam penanganan kasus stunting. PKK bekerjasama dengan lintas sektor terkait untuk menanggulangi di Kelurahan Pandanwangi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Inovasi Pokja Bunda PAUD dan faktor-faktor yang mepengaruhi Inovasi Pokja Bunda PAUD dalam menyelenggarkan sekolah orang tua hebat (SOTH). Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling yaitu Bunda PAUD Kelurahan Pandanwangi, ketua POKJA Bunda PAUD kelurahan Pandanwangi dan Kepala sekolah SOTH. Hasil penelitian peneliti menunjukan bahwa Inovasi Pokja Bunda PAUD Dalam Menyelenggarakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan BKB Emas di Kelurahan Pandanwangi telah meluncurkan  beberapa inovasi  yaitu adanya  bedah kurikulum, launcing  sosialisasi , membuat APE secara mandir, koordinasi dengan lintas sektor, biaya mandiri dengan urunan panguyuban swadaya, berkerjasama dengan perguruan tinggi terkait Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Sedangkan untuk faktor pendukung yaitu adanya semangat dari kepala sekolah dan dukungan dari perserta  SOTH, pengabdian masyarakat (ABDIMAS) oleh dosen-dosen UNITRI dan faktor penghambat yaitu tidak adanya dana dari Dinas Sosial, dan adanya kendala dari ibu ibu sehingga tidak hadir dalam pertemuan SOTH. 
AKUNTABILITAS PEGAWAI KELURAHAN SISIR KOTA BATU DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI: Accountability of Village Employees in Sisir Village Batu City in Administrative Services Uko, Maria Ariyanti; Adiwidjaya, Ignatius; Larasati, Dewi Citra
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v2i2.30

Abstract

Akuntabilitas pegawai merupakan pilar fundamental dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, di mana aparat pemerintah dituntut untuk bertanggung jawab penuh terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, sering terjadi kesenjangan antara standar pelayanan yang diharapkan dengan kenyataan di lapangan. Fenomena ini menjadi fokus penelitian di Kelurahan Sisir, Kota Batu, di mana keluhan masyarakat mengenai keterlambatan proses administrasi masih kerap muncul. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntabilitas pegawai dalam pelayanan administrasi di Kelurahan Sisir serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan akuntabilitas pegawai secara umum sudah berjalan dengan baik, namun belum mencapai tingkat maksimal. Berbagai prinsip akuntabilitas seperti transparansi melalui standar kinerja, prosedur yang jelas, biaya layanan gratis, produk layanan yang sesuai, sarana memadai, dan kompetensi pegawai telah terpenuhi. Meskipun demikian, kendala utama terletak pada aspek ketepatan waktu pelayanan yang sering terhambat oleh keterlambatan pegawai. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai pelayanan prima, peningkatan disiplin waktu menjadi faktor krusial. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat teridentifikasi sebagai elemen penting yang dapat mendorong peningkatan kualitas layanan. Keterlibatan warga berfungsi sebagai mekanisme kontrol dan masukan yang efektif, membantu pemerintah memahami kebutuhan riil sehingga pelayanan menjadi lebih tepat sasaran, efisien, dan responsif.
Evaluasi Kebijakan Vaksinasi Rabies dalam Upaya Pencegahan Penularan oleh Hewan Penular Rabies melalui Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu, jawa Timur Arsyad, Sukarnia; Larasati, Dewi Citra; Fithriana, Noora
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i2.146

Abstract

Rabies is one of the deadly zoonotic diseases and has a significant impact on public health. This disease is caused by a virus that attacks the nervous system and can be transmitted through bites, scratches, or direct contact with the saliva of rabies-transmitting animals (HPR) such as dogs, cats, and monkeys. Rabies in Indonesia is also a very old disease and most of Indonesia is endemic to rabies. Although reports of rabies cases are almost non-existent in Batu City compared to other areas, the potential for transmission remains high due to the high mobility of HPR, both owned by residents and wild animals. The Batu City Government in an effort to prevent rabies-transmitting animals has implemented a vaccination policy through the Animal Health Center. However, the success of this rabies vaccination policy still faces various challenges. One of the main obstacles is the low level of public awareness of the importance of vaccinating their pets. This study aims to evaluate the rabies vaccination policy as an effort to prevent rabies-transmitting animals at the Batu City Animal Health Center. Observation and documentation are used as data sources with a qualitative approach and the Swot technique as an analysis tool. The results of this study obtained a total IFAS matrix score of 2.88 which indicates that the rabies vaccination policy is in a strong internal position and a total EFAS matrix score of 2.69 which indicates that Puskeswan responds to existing opportunities by avoiding external threats. And the position of the rabies vaccination policy quadrant is in quadrant I. Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yang mematikan dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf dan dapat ditularkan melalui gigitan, cakaran, atau kontak langsung dengan air liur hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera. Rabies di Indonesia juga merupakan penyakit yang sudah sangat lama dan sebagian besar wilayah Indonesia adalah endemik rabies. Meskipun laporan kasus rabies hampir tidak ditemukan di Kota Batu dibandingkan dengan wilayah lain, potensi penularan tetap tinggi karena tingginya mobilitas HPR, baik yang dimiliki oleh penduduk maupun hewan liar. Pemerintah Kota Batu dalam upaya pencegahan hewan penular rabies melakukan kebijakan vaksinasi melalui lembaga Pusat Kesehatan Hewan. Namun, keberhasilan kebijakan vaksinasi rabies ini masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi hewan peliharaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan vaksinasi rabies sebagai upaya pencegahan hewan penular rabies di Pusat Kesehatan Hewan Kota Batu. Observasi dan dokumentasi digunakan sebagai sumber data dengan pendekatan kualitatif dan teknik Swot sebagai alat analisis. Hasil penelitian ini memperoleh total skor matriks IFAS 2,88 yang menunjukan bahwa kebijakan vaksinasi rabies berada di posisi internal yang kuat dan total skor matriks EFAS 2,69 yang menunjukan bahwa Puskeswan merespon peluang yang ada dengan cara menghindari ancaman eksternal. Serta posisi kuadran kebijakan vaksinasi rabies berada pada kuadran I.
DIGITALISASI PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT MELALUI SAMBAT ONLINE Larasati, Dewi Citra
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i1.2601

Abstract

The "Sambat Online" application is a digitization of services to make it easier for people to submit complaints. This application serves to accommodate suggestions, criticisms and complaints related to existing services in Malang City. Through the website, there are three routes, namely through the sms route, the website route and the android route. Qualitative was chosen as this research method. The results of this research indicate that the digitization of online splice services in responding to complaints from the people of Malang City is relatively slow because according to the mayor's regulations, complaints are responded to in a maximum of 7 days, however this is done over 1 week to 1 month. This is due to the lack of admin staff on duty to answer these complaints due to rolling deployments within the malang city government asn environment, besides that the lack of synchronization between regional devices has also slowed down responding to complaints from the public. Sambat online adalah digitalisasi pelayanan yang memberikan kemudahandalam menyampaikan keluhan. Aplikasi ini menerima berbagai bentuh keluhan, kritik dan saran untuk menampung saran kritik dan keluhan terkait semua permasalahan yang ditemui di Kota Malang. Sambat online memiliki tiga jalur pengaduan yaitu melalui jalur android, website dan sms. Metode research dalam penelitian ini menggunakan kualitatif. Dimana diperoleh hasil sebagai berikut digitalisasi pelayanan sambat online tergolong lambat karena sesuai peraturan walikota, aduan maksimal direspon 7 hari, namun hal tersebut dilakukan diatas 1 minggu hingga 1 bulan. Hal ini disebabkan karena minimnya pegawai admin yang bertugas untuk menjawab keluhan tersebut karena adanya rolling penyebaran di lingkungan ASN Pemkot Malang, selain itu kurangnya sinkronisasi antar Perangkat Daerah juga menjadi lambatnya merespon keluhan dari masyarakat.
Pembentukan Sekolah Orang Tua Hebat sebagai Upaya Mendukung Kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif Larasati, Dewi Citra; Dekki Umamur Ra’is; Abd Rohman
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.1003

Abstract

The importance of the role of the family is a priority for the Government of Indonesia, resulting in the issuance of the Holistic Integrative Early Childhood Development Policy (PAUD HI). PAUD HI is an effort made to fulfil the diverse and interrelated essential needs of children in a simultaneous, systematic and integrated manner (from the aspects of health, education and care). One of the intensification efforts in the field of parenting is known as The Great Parents  (SOTH). Pandanwangi Village has not yet established SOTH, even though Pandanwangi Village is one of the 10 villages that are the locus of stunting. Therefore, assistance is needed so that SOTH can be formed by providing assistance such as: contacting relevant stakeholders, forming SOTH administrators, reviewing the curriculum, and conducting socialisation to prospective SOTH participants.