UMKM tahu bakso, khususnya “Tahu Bakso “Sambel Gabber” di Kelurahan Dinoyo selama pandemi covid 19 berupaya cukup keras agar kontinuitas usahanya tetap terjaga. Permasalahan UMKM Tahu Bakso Sambal Gabber sebagai Mitra, sebagai berikut: 1) permasalahan aspek manjerial, 2) permasalahan tatakelola keuangan/pembukuan, 3) permasalahan aspek teknologi produksi, 4) permasalahan aspek marketing. Solusi yang telah disepakati, sebagai berikut: 1) pelatihan dan pendampingan membuat struktur organisasi dan standar operasional prosedur (SOP), 2) Implementasi penerapan teknologi terbarukan melalui implementasi penggunaan mesin produksi, 3) pelatihan dan pendampingan laporan keuangan sederhana berbasis anggaran tersistematis berstandart siklus akuntansi UMKM. Metode pelaksanaannya dimana UMKM Tahu Bakso Sameal Gabber sebagai Mitra, turut diskusi untuk memberikan informasi tentang berbagai persoalan dan menyampaikan kesulitan yang dihadapi terkait keterbatasan/minimnya alat/mesin untuk menunjang proses produksi penggiling daging. Hasil dari kegiatan ini: 1) mitra mampu memahami dan menerapkan aspek manajerial, aspek tatakelola keuangan/pembukuan, aspek teknologi produksi, dan aspek marketing yang telah diikuti selama pelatihan dan pendampingan 2) publikasi ilmiah sebagai luaran pada Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Copyrights © 2021