Kebakaran dapat mengancam jiwa dan menimbulkan kerugian material dan sosial, sehingga hal ini mengindikasikan perlunya meningkatkan kewaspadaan proteksi kebakaran. Pada tahun 2019, terjadi 128 kebakaran di berbagai wilayah Kota Malang. Berdasarkan data yang terkumpul, dari lima ruas jalan di Kota Malang, Kecamatan Sukun merupakan ruas jalan yang paling sering terkena bencana dengan 36 titik kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan terhadap kesiapsiagaan kebakaran. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 77 responden. Uji analisis menggunakan chi-square untuk menganalisis hasil penelitian mengetahui pengaruh pengetahuan kepala keluarga tentang persiapan bencana kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kepala rumah tangga memiliki tingkat pengetahuan baik (88,3%) dan tingkat kesiapan kebakaran baik (68,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan bencana = 0,02 (ρ<0,05). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan baik dengan kesiapsiagaan kebakaran.
Copyrights © 2021