Teknologi pengolahan pakan merupakan dasar teknologiuntuk mengolah limbah pertanian, perkebunan maupun agroindustri dalam pemanfaatannya sebagai pakan. Pengolahan pakan disini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, utamanya efektifitas cerna, utamanya untuk ternak ruminansia serta peningkatan kandungan protein bahan. Beberapa alternatif pengolahan dapat dilakukan secara fisik (pencacahan, penggilingan dan atau pemanasan), kimia (larutan basa dan atau asam kuat), biologis (mikroorganisme atau enzim) maupun gabungannya. Pengolahan cara fisik dan biologis memerlukan tenaga dan investasi yang cukup tinggi dan dalam skala besar, sering kali menjadi tidak berjalan. Cara kimia dengan “amoniasi” dirasa merupakan cara yang paling tepat dalam pengolahan ini, karena mudah dilakukan, murah, tidak mencemari lingkungan dan sangat efisien. Pelatihan pembuatan amoniasi jerami dilakukan di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi inovasi petani peternak tentang penggunaan jerami padi sebagai pakan dan bagaimana meningkatkan kualitasnya. Kualitas jerami padi termasuk total nitrogen dan daya cerna dapat ditingkatkan dengan teknologi amoniasi menggunakan urea. Penggunaan urea adalah 4% untuk 100 kg jerami padi atau 4 kg untuk 100 kg jerami padi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah instruksi langsung dan praktik kepada petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan para petani telah ditingkatkan dan para petani ingin menerapkan jerami padi yang telah diamoniasi sebagai pakan alternatif untuk ruminansia. Kata kunci: jerami padi, amoniasi urea, kualitas pakan
Copyrights © 2019