Cermin Dunia Kedokteran
Vol 42, No 11 (2015): Kanker

Dapagliflozin: Terapi Baru untuk Diabetes Melitus

Fatoni, Kurniawan (Unknown)
Suryajaya, Paskalis Indra (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2015

Abstract

Diabetes Melitus (DM) masih merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia. Penatalaksanaan DM yang kurang tepat akan mengakibatkan banyak komplikasi akut maupun kronis hingga kematian. Saat ini tatalaksana DM mencakup modifikasi gaya hidup serta agen farmakologis yang umumnya bersifat dependen terhadap insulin. Dapagliflozin merupakan sebuah agen baru penurun kadar gula darah yang bekerja independen terhadap insulin; yaitu dengan menghambat reabsorbsi glukosa di tubulus ginjal oleh reseptor SGLT2, sehingga memiliki efek samping metabolik lebih minim. Dapagliflozin merupakan modalitas baru yang menjanjikan dalam penatalaksanaan DM.Diabetes Mellitus (DM) is still one of the most prevalent disease in the world. Poor management may lead to multiple acute and chronic complications. Current management of DM consists of lifestyle modifications and pharmacological agents, which commonly are Insulin-dependent. Dapagliflozin is a novel Insulin-Independent blood glucose-lowering agent; it inhibits glucose reabsorbtion mediated by SGLT2 receptors in the renal tubules. This leads to less metabolic adverse event (e.g. weight gain and hypoglycemia), making dapagliflozin a new promising agent in DM management.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...