Cermin Dunia Kedokteran
Vol 44, No 4 (2017): Optalmologi

Prinsip Manajemen Sindrom Asherman

Djuanda, Jonathan Kevin (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2017

Abstract

Dalam dunia obstetrik dan ginekologi, tindakan Dilatation-&-Curettage (D&C) cukup sering dilakukan dan relatif aman, biasanya setelah abortus inkomplit. D&C yang agresif dapat menyebabkan scarring ekstensif di rongga uterus yang disebut Sindrom Asherman. Sindrom Asherman dapat menyebabkan infertilitas sekunder dan membutuhkan pemeriksaan dan penanganan yang tidak mudah.Dilatation-&-Curettage is a very safe and common obstetrics and gynecology procedure that is performed quite often to evacuate conception tissue, usually after an incomplete abortion. However, aggressive approach during a D&C might result in extensive scarring inside the uterine cavity called Asherman’s Syndrome. The syndrome will affect fertility and needs difficult examinations and interventions. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...