Rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa didasari dengan model pembelajaran selama ini yang dilaksanakan guru cenderung kurang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif. Kemampuan koneksi matematis siswa yang masih rendah dalam mengenal dan menggunakan keterhubungan antara ide-ide matematika, Memahami bagaimana ide-ide matematika dihubungkan dan dibangun satu sama lain sehingga bertalian secara lengkap dan Mengenal serta menggunakan matematika dalam konteks diluar matematika. Siswa hanya bisa menyelesaikan soal matematika yang tertera contoh dan konsep dibuku tanpa memikirkan penyelesaian mereka sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti ingin melakukan sebuah penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Gallery Walk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran gallery walk terhadap kemampuan koneksi matematis siswa pada materi operasi aljabar di kelas VII SMPN 1 Peusangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasieksperimen. Desain eksperimen yang digunakan pretes posttes control group design. Instrumen yang digunakan berupa tes, yaitu tes kemampuan koneksi matematis siswa. Populasi adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Peusangan sedangkan sampel yaitu kelas VII7 sebagai kelas Gallery Walk. Hasil penelitian diperoleh  yaitu 4,247 > 2,08, pada taraf signifikan  = 0,05. Dan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran gallery walk terhadap kemampuan koneksi matematis siswa pada materi operasi aljabar di kelas VII SMPN 1 Peusangan. Kata Kunci: Gallery Walk, Kemampuan komunikasi Matematis Siswa.
Copyrights © 2020