Pada zaman revolusi industri 4.0 yang sudah naik ke level 5.0 ini, digitalisasi bukan lagi sekedar konten media melainkan sudah menjadi bagian dari kehidupan yang dinamis dari isi new media dan konsumen media itu sendiri. Salah satu faktor yang mendorong digitalisasi adalah pandemik Covid-19. Melalui pemerintah desa, terbentuklah BUMDes sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karya Sejahtera Pepelegi adalah salah satu BUMDes yang memerlukan digitalisasi dalam pengelolaannya. Salah satu permasalahan yang muncul pada pengelolaan bidang usaha pada BUMDes Karya Sejahtera Pepelegi yaitu minimnya pembeli dan daya tarik yang kurang dari masyarakat akan produk yang dihasilkan. Keterbatasan pengelolaan yang masih fokus pada pembelian secara langsung dan dukung dengan kondisi Pandemi yang semakin meningkat kasusnya, membuat BUMDes ini tidak dapat menjalankan usahanya. Selain itu kondisi ini diperparah dengan keterbatasan pemahaman pengurus BUMDes akan konsep digital marketing sebagai media promosi dan branding produk usaha. Dengan menggunakan metode pelatihan digital marketing, diharapkan akan meng-upgrade branding produk BUMDes. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah sangat diterima dan disambut antusias oleh pengurus Desa dan BUMDes KSP. Serta diharapkan adanya kegiatan kontinu dan melakukan kerjasama dengan tim. Selain itu, dari kegiatan ini juga dapat mencari solusi atas permasalahan BUMDes.Â
Copyrights © 2021