Malassezia merupakan jamur dimorfik lipofilik salah satu penyebab penyakit Pitiriasis Versikolor. Boesenbergia pandurata Roxb. Schlecht. merupakan salah satu suku jahe-jahean (Zingiberaceae) yang ditemukan di Asia Tenggara. Di Indonesia, tanaman ini dikenal sebagai "temu kunci". Secara etnobotani tanaman ini telah banyak dimanfaatkan, salah satunya sebagai pengobatan terhadap infeksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai KHM dan KBM ekstrak etanol temu kunci, serta golongan senyawa yang memberikan aktivitas antijamur terhadap Malassezia sp., yaitu Malassezia globosa dan Malassezia furfur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi agar (Disk diffusion), dilusi cair (Broth Dilution), dan KLT Bioautografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol B. pandurata memiliki nilai KHM pada konsentrasi 1% dan KBM pada konsentrasi 10%. Profil kromatogram menunjukan spot senyawa yang memberikan aktivitas, masing-masing berada pada rf 0.11-0.64, yang ditandai dengan zona bening pada rf tersebut. Senyawa kimia yang memberikan aktivitas tersebut merupakan golongan senyawa flavonoid, kalkon dan turunannya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa B. pandurata sangat berpotensi sebagai antijamur penyebab Pitiriasis Versikolor.
Copyrights © 2015