Pemberian MP–ASI yang terlalu dini pada bayi masih ditemukan di masyarakat seperti pemberian makanan berupa pisang, madu, air tajin, air gula, susu formula dan makanan lainnya. Padahal MP-ASI mulai diperkenalkan sejak bayi berusia 6 bulan. Karena jika pemberian MP – ASI diberikan terlalu dini akan berdampak pada timbulnya penyakit pada bayi seperti Diare dan Malnutrisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi pemberian MP-ASI pada bayi usia 0-6 bulan . Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif dengan pendekatan survey dimana teknik sampling yang digunakan adalah Nonprobability Sampling dengan total sampling/sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada ibu-ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan yang sudah memberikan MP–ASI pada bayinya. Dari penelitian tersebut didapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI adalah kurang sebanyak 57,143%, pendidikan umumnya SMP/ MTs sebesar 47,619%, penghasilan umumnya < 500 ribu rupiah sebanyak 61,905%. Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi memberian ASI eksklusif adalah karena ASI tidak cukup dan ibu bekerja dengan prosentase 66,667% sedangkan alasan yang melatarbelakangi dalam pemberian MP–ASI karena para ibu menginginkan bayinya cepat sehat sebanyak 47,619%. Dari hasil penelitian yang ada diharapkan para ibu dapat memberikan MP–ASI sesuai dengan umur dan tahap pertumbuhan bayinya serta nilai gizi yang terkandung dalam makanan yang diberikan pada bayinya.
Copyrights © 2019