Jerawat atau AV merupakan penyakit multifaktorial yang salah satu pemicunya adalah kesalahan dalam penggunaan skincare wajah yang dapat terjadi apabila tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian AV pada penggunaan skincare wajah dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi hubungan tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian obeservasional dengan rancangan cross sectional dan bersifat retrospektif pada Mahasiswi FKIK UMY angkatan 2019 serta data berupa data primer yang diambil dengan kuesioner dan assessment tools. Sampel diambil berdasarkan metode purposive sampling dan rumus Slovin. Sehingga, didapatkan 199 responden sebagai sampel dari 235 total responden. Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna (sig =0,037) antara tingkat pengetahuan dengan kejadian AV pada penggunaan skincare wajah. Hasil menunjukkan, faktor jenis kulit berminyak (sig = 0,041) dan kemampuan mengidentifikasi jenis kulit yang dimiliki (sig = 0,000) mempengaruhi hubungan tersebut. Didapatkan kejadian AV tersebut pada sejumlah responden, meskipun responden bertingkat pengetahuan baik dengan jenis kulittidak berminyak. Dimana, hal ini juga didapatkan pada sejumlah responden bertingkat pengetahuan baik dengan kemampuan mengidentifikasi jenis kulit yang dimiliki.
Copyrights © 2020