Pada Program Studi Bimbingan Konseling di Universitas Riau Kepulauan, terdapat fenomena mahasiswa yang bekerja dan mahasiswa tidak bekerja. Berdasarkan data didapati bahwa mahasiswa bekerja mengalami kewalahan dalam membagi waktu antara kerja dan belajar. Sedangkan mahasiswa yang tidak bekerja mempunyai banyak waktu luang untuk belajar sehingga tidak sulit membagi waktu untuk perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan motivasi belajar mahasiswa bekerja dan tidak bekerja setelah diberikan layanan penguasaan konten. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre experimental dengan onegroup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa, dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga sampelnya adalah seluruh mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan. Hasil analisa data ini terlihat angka probabilitas Sig.(2-tailed) motivasi belajar mahasiswa sebesar 0,183 atau probabilitas di atas alpha 0,05 (0,183 0,05). Jadi kesimpulannya bahwa tidak terdapat perbedaan motivasi belajar mahasiswa bekerja dan tidak bekerja setelah diberikan layanan penguasaan konten.
Copyrights © 2019