Kematian bayi umumnya disebabkan oleh penyakit infeksi dan salah satu faktor penting adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, prevalensi ISPA di Indonesia sekitar 25,0% dimana prevalensi tertinggi terjadi pada balita (25,8%). Jumlah kasus penderita ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat tahun 2016 mencapai 143 balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan obsevasional analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang diperoleh dengan metode Purposive Sampling dan diuji dengan menggunakan uji Chi square. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,000), status ekonomi (p=0,001), ventilasi (p=0,000) dengan kejadian ISPA. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dilakukannya penyuluhan mengenai pengetahuan terhadap ibu balita tentang bagaimana cara mencegah terjadinya ISPA dan penanganan segera kepada balita yang terkena ISPA untuk mencegah kematian atau dampak yang lebih serius.
Copyrights © 2018