Inisiasi menyusu dini sering disalah artikan sebagai memaksa bayi di payudara ibu segera setelah lahir. Untuk menurunkan angka kematian bayi (AKB) dilakukan kegiatan inisiasi menyusu dini. Dari data yang diperoleh di Kecamatan Siantar, bahwa dari 36 bidan yang menjadi responden diantaranya telah menerapkan tindakan inisiasi menyusu dini dalam setiap pertolongan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap bidan dengan tindakan inisiasi menyusu dini di kecamatan Siantar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku bidan dengan tindakan inisiasi menyusui dini di Kecamatan Siantar. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Siantar karena semua bidan sudah mendapat informasi inisiasi menyusu dini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bertugas di Kecamatan Siantar yang telah mendapat pelatihan IMD sebanyak 36 orang dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisa data dilakukan secara deskriptif untuk melihat persentase data yang telah terkumpul dan disajikan dalam table silang. Setelah dilakukan penelitian maka diperoleh bahwa Mayoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 26 orang (72.2%) , diperoleh bahwa responden memiliki sikap positiv sebanyak 22 orang (61.1%). Dari 36 orang tersebut terdapat 21 orang (58,4%) yang melaksanakan kegiatan inisiasi menyusu dini, dan 15 orang (41,6%) tidak melaksanakan kegiatan inisiasi menyusu dini. Â Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Inisiasi Menyusu Dini.
Copyrights © 2013