Penulisan Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui apa tipologi Inovasi program Kelurahan Siaga sehat jiwa (rasa Sejiwa) di Puskesmas Nanggalo Kota Padang untuk mengatasi masalah gangguan jiwa di wilayah Nanggalo khususnya Kurao Pagang. Penelitian ini menggunakan teori Tipologi Inovasi yang digagas oleh Khairul Muluk. Dalam teori tersebut terdapat lima tipologi inovasi sektor publik yaitu: inovasi produk pelayanan, inovasi proses pelayanan, inovasi metode pelayanan, inovasi kebijakan, dan inovasi sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil pembahasan dapat diketahui bahwa program Rasa Sejiwa di Puskesmas Nanggalo lebih dominan ke dalam tiga tipologi yaitu pada Inovasi Produk Layanan seperti terbentuknya Posyandu Seroja dan pemantauan minum obat oleh kader, pada Inovasi Proses Layanan adanya organisasi yang dibuat khusus pada Program Rasa Sejiwa di Kurao Pagang dengan melibatkan kader jiwa dan pihak kelurahan serta perubahan prosedur dalam memberikan pelayanan, dan pada Inovasi Metode Layanan terdapat cara baru dalam berinteraksi dengan melibatkan interaksi antara pasien, keluarga pasien, petugas Puskesmas dan kader jiwa. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti tidak semua pasien mau mengkuti kegiatan posyandu seroja dan masih adanya keluarga yang acuh terhadap pasien jiwa. Selain itu, ketersediaan obat juga menjadi kendala dalam melakukan kegiatan Rasa Sejiwa.
Copyrights © 2021