Al-Lahjah : Jurnal Pendidikan, Bahasa Arab dan Kajian Linguistik Arab
Vol. 1 No. 2 (2018): Juli

KONSEP ALIRAN STRUKTURALISME DALAM GRAMATIKA BAHASA ARAB

Afif Kholisun Nashoih (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 May 2019

Abstract

Ilmu nahwu merupakan sumbangsih pertama dan terbesar yang diberikan oleh grammarian Arab paska datangnya Islam. Merujuk pada awal mula eksistensinya, ilmu nahwu diklasifikasikan sebagai salah satu linguistik klasik atau tradisional. Klasifikasi tersebut memicu anggapan bahwa aliran linguistik tradisional belum mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu bahasa yang semakin berkembang. Maka dari itu, muncul aliran linguistik modern yang diprakarsai Ferdinand de Saussure, adalah aliran strukturalisme yang lebih menitikfokuskan pembahasan terhadap form suatu tuturan dengan mengabaikan unsur semantis. Ketika konsep tersebut diaplikasikan ke dalam bahasa Arab, tentu terjadi perubahan total dalam kaidah bahasa Arab. Tidak digunakannya istilah-istilah yang lazim dalam ilmu nahwu -seperti rafa’, nashab, jar, fa’il, maf’ul, dll- menjadikan kaidah bahasa Arab miskin istilah. Meski demikian, kesederhanaan istilah tersebut membuat kaidah gramatikal mudah dipahami dan dilepajari. Oleh karena itu, relevansi konsep aliran strukturalisme terhadap gramatika Arab menjadikan pembelajaran bahasa Arab bagi penutur asing khususnya, relatif lebih simpel dan mudah untuk dipelajari. Keyword: Strukturalisme, Gramatika Bahasa Arab.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

lahjah

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JURNAL AL-LAHJAH adalah jurnal terbitan berkala dalam bidang kajian pendidikan dan sastra arab yang diterbitkan oleh LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Publikasi pada jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun pada bulan Januari dan Juli serta menekankan pada hasil penelitian. Al-Lahjah ...