Abstrak Nama Foucault tidak asing lagi dalam belantara pemikiran intelektual Indonesia. Ia dikenal melalui pemikirannya yang khas tentang kakuasaan. Karenanya, tulisan ini menyajikan dan menganalisis konsep kekuasaan model Foucault pada masa pemikiran arkeologisnya. Cara terbaik untuk memahami konsep ini adalah dengan memperkenalkan konsep enunciative function, yakni bahwa munculnya suatu statement bisa dikatakan ada karena munculnya statement lainnya. Statement tersebut muncul dalam berbagai teks yang berbeda dan memiliki ruang kolateral dan ikatan kediskursifan yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada titik sejarah tertentu tengah terjadi penyebaran formasi apriori pengetahuan yang menandakan adanya diskontinyuitas savoir antara suatu zaman dengan zaman sebelumnya. Dengan kata lain, teks yang menampilkan beragam statement yang berbeda tersebut selalu bersifat inter-referential, yakni selalu saling menunjuk satu sama lainnya. Pada titik inilah, Foucault berbicara tentang kekuasaan, karena di situ ia memberikan memberikan pengertian kepada kita akan adanya tirani dalam arti tertertu, yakni tirani kekuasaan dalam sirkulasi teks.  Kata Kunci statement, enunciative function, diskontinyuitas, referensial, eksklusi, commentary.
Copyrights © 2012