Sebuah karya tafsir tidak terlepas dari tiga kategori utama, yaitu mashdar (sumber), manhaj (metode) dan ittijâh (orientasi). Mashdar tafsir adalah sumber yang menjadi acuan bagi mufassir ketika menjelaskan Al-Qur’an. Tafsir asy-Sya’râwî adalah sebuah karya tafsir yang ayat-ayatnya mencakup nilai-nilai edukasi dan reformatif. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui metodologi tafsir Asy-Sya’rawi yang meliputi mashdar, manhaj dan ittijâh yang digunakan As-Sya’rawi dalam menafsirkan Al-Qur’an. Hasil penelitian ini adalah: Mashdar tafsir Asy-Sya’râwî adalah gabungan antara sumber tafsir bi al-ma’tsur dan tafsir bi ar-ra`yi, Manhaj yang digunakan asy-Sya’râwî dalam tafsirnya diantaranya adalah menganalisa secara bahasa terhadap suatu kata, mengutamakan kesatuan tema, menjelaskan makna ayat yang sulit dipahami logika sehingga dapat dijangkau oleh akal, dan lain-lain, Para peneliti kitab tafsir Asy-Sya’râwî berbeda pendapat dalam menentukan ittijâh tafsir asy-Sya’râwî, sebagian melihat ittijâh tafsir asy-Sya’râwî berdasarkan kecenderungan dan latar belakang asy-Sya’râwî dalam penafsiran Al-Qur’an, sedangkan sebagian lainnya menentukan ittijâh berdasarkan tujuannya.
Copyrights © 2021