EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600

Pemaknaan Kembali Konsep Wanita di Era Modern (Studi Atas Gagasan Kaum Feminisme dan Fundamentalis)

Rizal Al Hamid (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2022

Abstract

Diskusi perempuan tidak lagi menjadi hal yang tabu. Entitasnya  lebih meningkat pasca munculnya gerakan feminisme, yang menyuarakan hak-hak perempuan akan fakta ketimpangan sosial selama ini. Gerakan ini memang belum lama muncul, namun kehadirannya banyak melahirkan gagasan progresif, yang menjawab kegelisahan sebagian besar kaum hawa di era serba digital ini. Pendapat lain mengatakan bahwa gerakan feminisme merupakan cabang dari isu-isu seputar liberalisme, yang telah menjangkiti kaum muslimin di Indoneisa. Kehadirannya sekaligus menuai kritikan keras oleh kaum fundamentalis, yang berusaha menjaga keotentikan sumber-sumber otoritatif, yaitu al-Qur’an dan Hadits, sehingga dua kubu tersebut, hampir sukar untuk dipadukan. Tulisan ini merupakan kajian kepustakaan yang menggunakan metode analisis-deskriptif. Hasilnya, bahwa dalam memaknai feminisme, tidak bisa disamakan dengan konsep bertauhid yang memiliki prinsip absolut. Kajian feminisme merupakan bagian dari konsep mu’amalah atau inteaksi sosial dalam berislam, sehingga dalam praktinya, segala bentuk dalil hukum (baik naqli maupun ‘aqli) yang dimiliki oleh dua kubu, tidak memilik hak untuk saling menjastifkasi atas kebenaran, karena dalam konsep bersosial, islam memiliki kelenturan hukum yang relevan bagi setiap zaman. Kebenaran (dalam diskursus feminisme) adalah perpihak pada peningkatan ketaqwaan yang dimiliki oleh setiap individu, sehingga benar atau tidaknya istinbath hukum atau gagasan yang ditawarkan oleh dua kubu, semuanya dikembalikan pada masing-masing individu.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Education Mathematics Social Sciences

Description

Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis ...