Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme dan penerimaan diri terhadap kecenderungan post power syndrome pada kepala sekolah negeri di Kota Surabaya yang menjelang pensiun. Penelitian ini dilakukan pada kepala sekolah negeri di Kota Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 36 subyek. Proses pengumpulan data menggunakan metode survei, dan alat ukur yang digunakan yaitu skala optimisme (43 aitem; α = 0,891), skala penerimaan diri (42 aitem; α = 0,925), dan skala post power syndrome (33 aitem; α = 0,967). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh optimisme dan penerimaan diri terhadap kecenderungan post power syndrome pada kepala sekolah negeri di Kota Surabaya menjelang pensiun. Dengan nilai R square sebesar 0,731 yang artinya besar pengaruh optimisme dan penerimaan diri terhadap kecenderungan post power syndrome adalah 73%, sedangkan 27% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diuji dalam penelitian ini. Selain itu pada uji parsial (t) nilai unstandardized B pada optimisme adalah -0,652 dan penerimaan diri -0,611. Sedangkan pada uji simultan (f) diketahui nilai taraf signifikansi dari model ANOVA adalah 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh optimisme dan penerimaan diri terhadap kecenderungan post power syndrome pada kepala sekolah negeri di Kota Surabaya menjelang pensiun.
Copyrights © 2022