Lembaga pendidikan pesantren sangat unik untuk dilakukan sebuah penelitian, sebab Buya selaku pemimpin pondok pesantren mempunyai tugas dan fungsi bukan sekedar memimpin pesantren, namun juga harus mampu mengembangkan organisasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan Buya Marwan Alwi Tuangku Lubuk Ameh dalam mendirikan, dan mengembangkan Pondok Pesantren Darul Makmur dilihat dari 3 aspek yaitu pengembangan organisasi, proses pembentukan team building dan proses penumbuhan prilaku inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi tokoh. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi, analisis data menggunakan model Spradley yang terdiri dari 4 cara, yaitu: 1.) Analisis domain; 2.) Analisis taksonomi; 3.) Analisis komponensial; dan 4.) Analisis tema kultural. Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh data, yaitu: 1.) Proses pengembangan organisasi dilakukan dengan cara memotivasi dan menginspirasi anggota bawahannya agar memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan pondok pesantren; 2.) Proses pembentukan team building lebih banyak dilakukan melalui interaksi pola pikir; dan 3.) Proses menumbuhkan perilaku inovatif menggunakan cara dengan pendelegasian tugas-tugas
Copyrights © 2021