Dalam pendidikan Bahasa Mandarin, kemampuan menulis menjadi salah satu kemampuan berbahasa yang penting dan harus dikuasai dengan baik. Kemampuan menulis memang memiliki tingkat kesulitannya sendiri, misalnya dalam Bahasa Mandarin, pengetahuan dan kemampuan menulis aksara Han menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh pemelajar Bahasa Mandarin, kemudian baru diikuti dengan kemampuan merangkai kata, kalimat, paragraf menjadi sebuah wacana yang utuh. Oleh sebab itu, materi drilling atau tes menulis menjadi penting, serta memiliki instrumen penilaian dan penilai yang reliabel sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan pemelajaran. Untuk itu, penelitian ini akan menguji reliabilitas dua jenis instrumen penilaian holistic scoring dan analytical scoring yang digunakan untuk menilai setiap karangan deskriptif bahasa Mandarin yang dihasilkan oleh mahasiswa prodi Sastra China Universitas Kristen Maranatha tingkat II sepanjang satu semester. Melalui usaha dua orang penilai dalam menerapkan dua jenis instrumen penilaian ini, diharapkan dapat menghasilkan instrumen penilaian yang konsisten dan dapat dijadikan bahan evaluasi pemelajaran yang tepat dan akurat.
Copyrights © 2020