Pendahuluan: Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Hipertensi merupakan faktor utama terjadinya stroke, gagal jantung yang menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik. Melakukan senam aerobik dapat menurunkan tekanan sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi, dengan senam aerobik secara rutin mampu memberikan efek relaksasi pembuluh darah. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas senam Aerobic Low Impact terhadap penurunan nilai tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan one group pre-test-post-test design, dengan jumlah sampel 30 responden dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis uji-t berpasangan. Hasil: Dapat diketahui bahwa pada responden penderita tekanan darah tinggi yang mendapatkan terapi latihan aerobik low impact, terjadi perubahan nilai tekanan darah setelah dilakukan pemeriksaan pasca latihan aerobik low impact. pada tekanan darah sistolik didapatkan p value < 0,001 dan tekanan darah diastolik 0,286. Kesimpulan: Dari hasil penelitian terkait pengaruh senam aerobik low impact terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi didapatkan adanya pengaruh terhadap tekanan darah sistolik dan daistol, tetapi pada tekanan darah diastolik terdapat perubahan tetapi hasilnya tidak menunjukkan signifikan. Kata kunci: aerobik low impact, tekanan darah, hipertensi
Copyrights © 2021