Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam
Vol 24 No 2 (2021): Al-Qanun, Vol. 24, No. 2, Desember 2021

Fiqh Daruri: Kajian terhadap Aspek Daruri pada Pemberian Vaksin Rubella terhadap Masyarakat Muslim di Aceh

Edwar Ibrahim (STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh)
Anton Jamal (STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2021

Abstract

The development of science and technology has been able to do things that may have been considered impossible in the past. So the orientation of fulfilling the needs of life from things that initially only consider the daruriyyat aspect in the sense of survival shifts to things that lead to improved quality of life in the long run. One of the impacts of the development of science and technology is the discovery of the rubella vaccine. However, the vaccine is declared positive to contain pig enzymes, so it is not surprising that there are pros and cons among Muslims about whether or not the use of the vaccine is halal, given the consequences that seek to avoid the vaccine is not directly felt (more to preventive efforts). While on the other hand the consequences that will be felt by children who are not given vaccines are also no less worrying. Based on this issue, this study is directed to find the criteria daruri (primary/emergency) of each party that is pros and cons of the provision of the vaccine, along with the evidences, and supporting rules used. Abstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mampu melakukan hal-hal yang mungkin dianggap mustahil pada masa lalu. Sehingga orientasi pemenuhan kebutuhan hidup dari hal-hal yang pada awalnya hanya mempertimbangkan aspek daruriyyat dalam pengertian untuk bertahan hidup bergeser kepada hal-hal yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup dalam jangka panjang. Salah satu dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah penemuan vaksin rubella. Tetapi, vaksin tersebut dinyatakan positif mengandung enzim babi, sehingga tidak mengherankan jika timbul pro dan kontra di tengah-tengah umat Islam tentang halal atau tidaknya penggunaan vaksin tersebut, mengingat akibat yang berusaha untuk dihindari dari vaksin tersebut tidak langsung dirasakan (lebih kepada upaya preventif). Sementara pada sisi lain akibat yang akan dirasakan oleh anak-anak yang tidak diberikan vaksin juga tidak kalah mengkhawatirkan. Berdasarkan persoalan tersebut, penelitian ini diarahkan untuk menemukan kriteria daruri (primer/emergency) dari masing-masing pihak yang pro dan kontra terhadap pemberian vaksin tersebut, beserta dalil-dalil, dan kaidah pendukung yang digunakan.  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

qanun

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Al-Qanun merupakan jurnal ilmiah dan media komunikasi antar peminat ilmu syariah dan hukum. Al-Qanun mengundang para peminat dan ahli hukum Islam maupun ilmu hukum untuk menulis hasil penelitian yang berkaitan dengan masalah syariah dan hukum. Tulisan yang dimuat tidak mencerminkan pendapat ...