Kanker serviks merupakan kasus kanker tertinggi di Indonesia, karena kasus ini sebagian besar ditemukan dalam kondisi stadium lanjut. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi dini kanker serviks, salah satunya dengan pemeriksaan IVA. Puskesmas Pekauman memiliki cakupan pemeriksaan IVA terendah di Kota Banjarmasin, pada tahun 2017 sebesar 46,69% dan tahun 2018 mengalami penurunan drastis menjadi 8,02%. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemeriksaan IVA, dilakukan promosi kesehatan menggunakan media film agar lebih menarik dan dipahami, sehingga dapat meningkatkan perilaku ibu, baik perilaku tertutup (covert behaviour) berupa pengetahuan dan sikap ibu, ataupun perilaku terbuka (Overt Behavior) berupa tindakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh media promosi kesehatan terhadap Covert Behavior ibu dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja puskesmas Pekauman Banjarmasin. Rancangan penelitian ini adalah Pre Eksperimen dengan pendekatan The One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah wanita yang berusia diatas 30-40 tahun dan sudah menikah di wilayah kerja puskesmas pekauman sebanyak 1.022 orang. teknik pengambilan sampel ini menggunakan Accidental Sampling yaitu ibu balita yang hadir di kegiatan posyandu sesuai kriteria. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dengan Uji Statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Covert Behavior ibu berupa pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan adalah 53,75 menjadi 85,31dengan nilai ρ-value 0,000 dan rata-rata kategori sikap sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan dengan media film adalah 29,50 menjadi 43,25dengan nilai ρ-value 0,000. Kesimpulannya ada Pengaruh media promosi kesehatan terhadap Covert Behavior ibu dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Copyrights © 2021