ADDIN
Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Addin

The Living Quran Potret Budaya Tahfidz Al-Quran di Nusantara

Atabik, Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2014

Abstract

Studi living Qur’an merupakan kajian atau penelitian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qur’an atau keberadaan al-Quran di sebuah komunitas muslim tertentu. Dari sana pula akan terlihat respons sosial (realitas) komunitas muslim untuk membuat hidup dan menghidup-hidupkan al-Qur’an melalui sebuah interaksi yang berkesinambungan. Living Qur’an sebenarnya bermula dari fenomena Qur’an in everyday life, yakni makna dan fungsi alQuran yang riil dipahami dan dialami masyarakat muslim. Berbeda dengan studi al-Quran yang objek kajiannya berupa tekstualitas alQur’an maka studi living Qur’an memfokuskan objek kajiannya berupa fenomena lapangan yang dijumpai pada komunitas muslim tertentu. Diantara living Qur’an yang terdapat pada komunitas muslim nusantara adalah budaya atau menghafal (tahfidz) Al-Qur’an. Tradisi ini merupakan salah satu dari sekian banyak fenomena umat Islam dalam menghidupkan atau menghadirkan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dengan cara mengkhatamkannya, yang bisa ditemukan di lembaga-lembaga keagaman seperti pondok pesantren, majlis-majlis ta’lim dan sebagainya. Tradisi ini oleh sebagian umat Islam Indonesia telah begitu membudaya bahkan berkembang terutama dikalangan santri, sehingga tradisi ini telah membentuk suatu entitas budaya setempat. Keyword: Living Qur’an, tahfidz Al-Qur’an, sosial-budaya, dan

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

Addin

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education

Description

ADDIN is an international journal published by Research Center of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Kudus, Central Java, Indonesia. ADDIN is an academic journal published twice a ...