Studi living Qurâan merupakan kajian atau penelitian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qurâan atau keberadaan al-Quran di sebuah komunitas muslim tertentu. Dari sana pula akan terlihat respons sosial (realitas) komunitas muslim untuk membuat hidup dan menghidup-hidupkan al-Qurâan melalui sebuah interaksi yang berkesinambungan. Living Qurâan sebenarnya bermula dari fenomena Qurâan in everyday life, yakni makna dan fungsi alQuran yang riil dipahami dan dialami masyarakat muslim. Berbeda dengan studi al-Quran yang objek kajiannya berupa tekstualitas alQurâan maka studi living Qurâan memfokuskan objek kajiannya berupa fenomena lapangan yang dijumpai pada komunitas muslim tertentu.
Diantara living Qurâan yang terdapat pada komunitas muslim nusantara adalah budaya atau menghafal (tahfidz) Al-Qurâan. Tradisi ini merupakan salah satu dari sekian banyak fenomena umat Islam dalam menghidupkan atau menghadirkan al-Qurâan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara mengkhatamkannya, yang bisa ditemukan di lembaga-lembaga keagaman seperti pondok pesantren, majlis-majlis taâlim dan sebagainya. Tradisi ini oleh sebagian umat Islam Indonesia telah begitu membudaya bahkan berkembang terutama dikalangan santri, sehingga tradisi ini telah membentuk suatu entitas budaya setempat.
Keyword: Living Qurâan, tahfidz Al-Qurâan, sosial-budaya, dan
Copyrights © 2010