Perkembangan teknologi ini mengubah banyak kebiasaaan dari masyarakat. Bukan saja mengubah kebiasaan masyarakat kemajuan teknologi ini juga memberikan dampak pada sektor pelayanan publik. kemajuan teknologi ini meregenerasi pemerintahan yang bersifat konversional ke arah E-government atau Electronic Government. E-government adalah penggunaan teknologi guna meningkatkan akses serta pengiriman layanan dari pemerintah kepada warga negara, mitra bisnis dan karyawan yang dapat memberikan manfaat. Di Indonesia sendiri, beberapa daerah telah menerapakan E-government dalam penyelenggaran pemerintahannya salah satunya adalah Kabupaten Badung Provinsi Bali. Pada Pemerintahan Kabupaten Badung telah menerapkan dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam penyelenggaran pelayanan publik. Terlihat dari adanya berbagai inovasi sistem yang disediakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung ini salah satunya yaitu inovasi berupa program “LAPERON” (Layanan Perizinan Online) yang bekerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik. Bali Dwipa, SRIKOM Bali, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung, dan Zona Integritas dalam masalah perizinan dan non perizinan. Terdapat 122 jenis perizinan dan non perizinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dimana metode ini mempunyai tujuan yaitu menentukan, mengolah, mengumpulkan, dan menganalisis data dari hasil penelitian. Penerapan E-government pada program LAPERON berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat menunjukan sangat baik yang mencapai 90.99 dengan jumlah 1677 responden. Survei kepuasaan tersebut terdiir dari 11 pertanyaan yang meliputi seputar persyaratan, prosedur, kecepatan, biaya/tarif, produk layanan, kompetensi pelaksana, prilaku pelaksana, penangaanan pengaduang dan sarana dan prasarana
Copyrights © 2022