Tulisan ini dimaksudkan untuk mengulas secara kritis isu multikulturalisme yang menjamur dalam kajian pendidikan di Indonesia. Saya ingin mengkajinya lewat teks-teks bacaan, khususnya Pendidikan Kewarganegaraan. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa proses pengenalan multikulturalisme di dunia pendidikan lebih banyak dituntun lewat buku panduan. Obyek kajian yang digunakan di sini adalah teks LKS (Lembar Kerja Siswa) kelas X MA dan SMA di kabupaten Boyolali. Dua buah teks ini akan diperbandingkan salah satu babnya dan kemudian dianalisis. Perbandingan ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana teks multikulturalisme diwacanakan di dua institusi yang berbeda. Dari hasil tinjauan ini terlihat ada perbedaan wacana dan orientasi pendidikan multikultural di dua institusi pendidikan tersebut. Kemudian hasil kajian ini direfleksikan kembali ke dalam pendidikan islam.
Kata-kunci: multikulturalisme, kewarganegaraan, perbandingan teks, Refleksi
Copyrights © 2012